Buka Semua | Tutup Semua

Minggu, 18 Juli 2010

Dukuhseti sebuah eksotisme


Dukuhseti sebuah eksotisme alam 

Siapapun yang pernah ke kecamatan Dukuhseti 
akan merasakan nuansa eksotisme alamnya

perpaduan lingkungan alam pantai dan hutan
barangkali perpaduan kata banyutowo, alasdowo dan tegalombo
tiga nama desa mewakili kecamatan dukuhseti sebagai gambaran alamnya

banyutowo yang berarti air tawar,
alasdowo yang berarti hutan yang memanjang dan
tegalombo yang berarti daratan yang luas

Sabtu, 17 Juli 2010

Konstruksi Granular (Sirtu Pedel)/Katel

  • Lebar minimal    lebih dari    2,5 m    -    3,0 m
  • Perkerasan sirtu katel digunakan bila material batu sulit untuk didatangkan atau harga terlalu mahal, sedangkan harga sirtu relatif lebih murah
  • Perkerasan sirtu hanya boleh dipakai didaerah datar, karena mudah tergerus air
  • Perbandingan pasir dengan batu 1 : 1 dan pasirnya harus mengandung tanah liat, ukuran batu maksimal 2 cm
  • Bila menggunakan (katel) sirtu alam, maka komposisinya harus baik dan mengandung tanah liat
  • Tebal minimal perkerasan sirtu 20 cm padat (dengan menghamparkan sirtu tebal 27 cm dipadatkan hingga menjadi 20 cm)
  • Sebaiknya dipasang batu tepi dengan ukuran 20 – 30 cm untuk mencegah sirtu terbawa air
  • Pada bahu jalan perlu dibuat sub drainase untuk membuang air dibawah perkerasan dengan ukuran 20 x 30 cm setiap jarak 3 m
  • Saluran drainase dibuat bentuk trapesium dengan ukuran atas 50 cm, dalam 50 cm dan dasar 30 cm. Saluran air tidak perlu dibuat, jika kemiringan tanah diluar bahu jalan lebih dari 1% yang akan mengarahkan air keluar dari daerah jalan.

Jumat, 16 Juli 2010

Konstruksi Telasah

Sebagaimana halnya kostruksi Telford, konstruksi Telasah mempunyai komposisi material yang sama dengan konstruksi Telford, yaitu pasangan / susunan batu berukuran 15/20 atau 20/30. Hanya saja konstruksi Telasah dalam pemasangan batu bagian runcingnya menghadap kebawah dan cara pemadatannya secara manual, yaitu dengan dipukul menggunakan martil seberata 5 s.d 10 kg.
Pertimbangan-pertimbangan menggunakan konstruksi Telasah diantaranya adalah :

Rabu, 14 Juli 2010

KUPAS HABIS FENOMENA PAUL SI GURITA PERAMAL

Paul pilih Spanyol bukan Jerman

Kenapa harus dikupas habis? emangnya seperti  kemarahan chef suporter tim Argentina Nicolas Bedorrou yang ingin memanggang habis si Paul dengan citarasa Latin ketika timnya dikalahkan oleh Jerman 0 - 4.  Mungkinkah ada klenik didalamnya ketika dapat memprediksi 7 pertandingan Putaran Final Piala Dunia dengan tepat yang  melibatkan 6 pertandingan tim Jerman sejak penyisihan grup  sampai semifinal dan 1 pertandingan pamuncak final yang tanpa melibatkan tim Jerman. Mungkinkah itu semua adalah sebuah kebetulan, bukankah yang berkeinginan memprediksi adalah manusianya, sang Gurita toh tidak berkepentingan dengan Pertandingan Putaran Final Piala Dunia 2010. Tetapi kenyataannya pilihan makanan yang diambil si Paul dalam kotak berbendera negara yang akan bertanding sama persis dengan negara pemenang pertandingan dikemudian harinya, nah lho.suatu kebetulan yang terus menerus dan tanpa jeda kesalahan.

Sabtu, 10 Juli 2010

MANDI CUCI KAKUS

Wah kawan kalau didesa kadang yang kita tawarkan berbagai macam sarana-prasarana, tetapi ada sebagian masyarakat yang diusulkan adalah yang sederhana sesuai kebutuhan mereka yang sangat mendesak dan mendasar, yaitu sarana-prasarana MCK  (Mandi Cuci Kakus), kita sebagai fasilitator tentu memfasilitasi dari mulai pendampingan surveinya, pendampingan pembuatan proposal, pendampingan pembuatan RAB dan Desain hingga pendampingan pelaksanaan, pengawasan, pertanggungjawaban dan pemeliharaan. Ok